Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Ancaman AI Kian Nyata, Trump Bentuk Pasukan Super Intelijen

Presiden AS Donald Trump membentuk gugus tugas baru bernama Super Intelligence Force untuk memastikan kepemimpinan Amerika Serikat dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan. Dipimpin oleh Direktur Intelijen Nasional Jay Clayton, pasukan ini bertugas mengoordinasikan interaksi pemerintah federal dengan konsumen, organisasi publik, penyedia infrastruktur kritis, dan perusahaan teknologi.

Langkah ini menyusul perintah eksekutif 29 September yang mengubah istilah AI menjadi Super Intelligence karena Trump menganggap kata 'artificial' terdengar palsu. Gugus tugas yang melibatkan pejabat FTC, Departemen Pertahanan, dan Kantor Manajemen Personalia ini akan melapor langsung kepada presiden dan Kepala Staf Gedung Putih, Susie Wiles, guna mengawasi keamanan dan regulasi teknologi tersebut.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait