Anggota Komisi IV Dorong Karhutla di Kalimantan Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, meminta Pemerintah segera menetapkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan sebagai bencana nasional. Kondisi Karhutla semakin parah, mempengaruhi kualitas udara, mengganggu aktivitas sekolah, transportasi, hingga kesehatan. Di sejumlah wilayah seperti Banjarbaru dan Kalimantan Selatan, jarak pandang turun hingga 10 meter akibat kabut asap tebal.
BNPB mencatat jumlah hotspot tertinggi di Kalimantan Tengah (767 titik), diiku oleh Kalimantan Barat (560 titik). Daniel meminta agar setiap hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi segera ditindaklanjuti dengan verifikasi lapangan. Ia juga mendesak pencarian dan pembuatan daftar lokasi prioritas untuk penanganan dalam hitungan jam.
Dampak Karhutla meluas ke negara tetangga. Ratusan sekolah di Malaysia ditutup sementara Singapura mengingatkan warganya. Daniel mendesak operasi water bombing, penerangan tim gabungan dari Manggala Agni, BPBD, dan TNI/Polri, serta percepatan modifikasi cuaca. Ia juga menuntut pencairan anggaran Rp 290,9 triliun untuk penanggulangan Karhutla dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 05.08
Legislator Kalbar Dorong Kerja Ekstra Padamkan Karhutla, Singgung Anggaran
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 06.46
Anggota DPR Desak Kemenkeu Cairkan Rp 290 M untuk Tangani Karhutla Kalimantan
CNN Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 13.50
Waka MPR Dorong Investigasi Dugaan Kesengajaan Karhutla Kalimantan
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 09.33
Atasi Karhutla Kalimantan, Kemenhub Izinkan 35 Pesawat Asing Masuk Indonesia
Berita terkait
Kebakaran Hutan Meluas di Kalbar dan Kalteng
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.05
Karhutla di 6 Provinsi Turun, BNPB Catat Sisa Lahan Terbakar 96,07 Hektare
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 08.52
'Normal dari Mananya?' Warga Kaltim Respons Pernyataan BNPB soal Asap Karhutla
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 12.30
Daftar Lengkap Perusahaan Dicabut Izinnya Usai Kebakaran Hutan
Detik.com · 22 September 2026 pukul 19.38