AS Beri Sanksi Ekonomi ke Iran, 5 Sektor Ini Jadi Sasaran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat meluncurkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran yang menargetkan lima sektor kritis: penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan sanksi ini pada Senin (24/8), menyatakan bahwa langkah ini bertujuan memutus lima jalur kehidupan vital Iran yang dimanfaatkan di luar negeri. Sanksi sektoral ini diikuti dengan penargetan lebih dari 60 entitas, individu, dan kapal terkait Iran.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengumumkan operasi ekonomi melawan Iran pada Kamis (20/8), menyebutnya sebagai isolasi terhadap Iran dalam skala terbesar yang pernah dilakukan AS. Trump juga mendesak sekutu AS untuk mendukung langkah ini, meskipun menegaskan bahwa strategi perang ekonomi tidak mengecualikan kemungkinan opsi militer.
Ketegangan AS-Iran berkembang sejak serangan udara yang dilakukan AS dan Israel pada 28 Februari lalu. Meskipun kedua belah pihak sempat menandatangani nota kesepahaman penghentian permusuhan di pertengahan Juni, serangan saling bertukar kembali terjadi setelahnya, memperparah ketegangan bilateral.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.20
Peluru Iran Mulai Diarahkan ke Para Sekutu AS, Siapa Bakal Kena?
Berita terkait
Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi, Kejahatan terhadap Kemanusiaan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 18.26
Para Pejabat AS Bahas Kemungkinan Serangan Nuklir terhadap Iran
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 19.07
Tewas dalam Serangan AS-Saudi di Irak, 5 Jasad IRGC Dipulangkan ke Iran
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 16.40
Ancam Sanksi Baru, AS Bersumpah Cekik Ekonomi Iran
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 11.22