Ancam Sanksi Baru, AS Bersumpah Cekik Ekonomi Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan ancaman sanksi baru untuk Iran sekaligus memaksa negara-negara untuk bergabung dalam isolasi ekonomi. Sanksi akan menyasar sektor aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan pelayaran Iran serta 60 entitas global. Bessent menekankan bahwa setiap jalur ekonomi ke rezim Iran harus ditutup hingga Teheran terisolasi sendiri. Iran menanggapi dengan sikap meremehkan, menyatakan siap dengan rencana dua tahun untuk menanggapi situasi tersebut. Pengumuman sanksi muncul enam bulan setelah perang melawan Iran mencapai jalan buntu, dengan perundingan damai terhenti dan Teheran memblokir sebagian besar lalu lintas di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 11.09
Lima Sektor Ini Jadi Target Sanksi Ekonomi AS ke Iran
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 09.55
AS Siapkan Sanksi Negara Pembeli Minyak Iran, Tiongkok Melawan
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.20
Peluru Iran Mulai Diarahkan ke Para Sekutu AS, Siapa Bakal Kena?
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.25
Pasar Tunggu Sanksi AS ke Iran, Harga Minyak Turun ke US$92,34
Berita terkait
Harga Minyak Turun ke US$93 Jelang Pengumuman Sanksi Baru AS ke Iran
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 10.08
Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi, Kejahatan terhadap Kemanusiaan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 18.26
AS siapkan sanksi ekonomi terberat dalam sejarah untuk Iran
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 07.54
AS Iran Panas Lagi! Trump Terapkan Sanksi Terkeras Sejarah ke Teheran
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.40