AS Ogah Gabung Sanksi yang Dipimpin Inggris ke Permukiman Israel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat menolak bergabung dengan sanksi perdagangan terhadap permukiman Israel di Tepi Barat yang dipimpin oleh Inggris. Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menyatakan bahwa langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas kawasan Tepi Barat di tengah situasi yang sedang terjadi.
Sebelumnya, 12 negara termasuk Inggris, Kanada, dan Prancis telah mengumumkan sanksi tersebut karena menilai tindakan Israel melemahkan peluang solusi dua negara bagi Israel dan Palestina. Sebagai respons, Israel memerintahkan penutupan konsulat Inggris di Yerusalem.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 8 September 2026 pukul 18.00
Inggris akan Mengumumkan Larangan Perdagangan Barang yang Diproduksi Pemukim Israel
VOI · 8 September 2026 pukul 16.15
Militer Israel Diperintahkan Bersiap untuk Perang Total Melawan Otoritas Palestina
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.34
Inggris Dukung Palestina, Perdagangan dari Permukiman Israel Bakal Dilarang
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 20.04
Israel Ancam Gelar Perang Berskala Penuh Melawan Otoritas Palestina di Tepi Barat
Berita terkait
Israel Balas Sanksi Inggris, Perintahkan Konsulat di Yerusalem Ditutup
Detik.com · 9 September 2026 pukul 04.07
Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.51
Inggris Siapkan Sanksi Keras terhadap Israel, Ada Apa?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.34
11 Negara Eropa Akan Jatuhkan Sanksi Permukiman Israel di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 21.29