Israel Balas Sanksi Inggris, Perintahkan Konsulat di Yerusalem Ditutup
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Israel menutup konsulat Inggris di Yerusalem sebagai respons atas sanksi yang dipimpin London terhadap permukiman Israel di Tepi Barat. Sanksi tersebut ditujukan perusak hak warga Palestina oleh pemukim Israel. Kementerian Luar Negeri Israel juga mengusir perwakilan Inggris dari pusat pemantauan gencatan senjata Gaza, melarang pelatihan pasukan Otoritas Palestina, serta memblokir 12 warga Inggris termasuk anggota parlemen untuk berkunjung. Tindakan Israel menyusul 12 negara seperti Inggris, Kanada, dan Prancis yang menjatuhkan sanksi perdagangan terkait lonjakan serangan pemukim di Tepi Barat. Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar menyatakan tuduhan Inggris tentang pembersihan etnis sebagai kebohongan dan menekankan Yerusalem sebagai ibu kota Israel yang tidak terbagi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 8 September 2026 pukul 18.00
Inggris akan Mengumumkan Larangan Perdagangan Barang yang Diproduksi Pemukim Israel
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 16.25
Nauru Buka Kedubes di Yerusalem, Langgar Resolusi Internasional
VOI · 8 September 2026 pukul 16.15
Militer Israel Diperintahkan Bersiap untuk Perang Total Melawan Otoritas Palestina
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.34
Inggris Dukung Palestina, Perdagangan dari Permukiman Israel Bakal Dilarang
Berita terkait
AS Ogah Gabung Sanksi yang Dipimpin Inggris ke Permukiman Israel
Detik.com · 9 September 2026 pukul 05.30
Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.51
Inggris Siapkan Sanksi Keras terhadap Israel, Ada Apa?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.34
11 Negara Eropa Akan Jatuhkan Sanksi Permukiman Israel di Tepi Barat
Detik.com · 8 September 2026 pukul 21.29