Menlu Inggris: Israel Tutup Mata soal 'Pembersihan Etnis' di Tepi Barat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Luar Negeri Inggris Ed Miliband menyatakan bahwa pemerintah Israel menutup mata terhadap dugaan pembersihan etnis terhadap warga Palestina di Tepi Barat, dilakukan oleh para pemukim. Menurutnya, terlalu sering pemerintah Israel tidak bertindak, bahkan anggota pemerintahannya sempat mendukung penggusiran paksa warga Palestina. Miliband menegaskan dukungan Inggris terhadap kedaulatan Palestina sekaligus menegaskan komitmennya terhadap Israel.
Sebagai respons, pemerintah Inggris mengumumkan kebijakan baru, termasuk larangan impor barang dari permukiman ilegal di wilayah pendudukan, serta sanksi terhadap perusahaan dan individu yang mendukung pembangunan permukiman di Tepi Barat. Langkah ini akan diterapkan dalam enam hingga sembilan bulan ke depan. Selain itu, Inggris juga menangguhkan lebih dari 30 izin ekspor senjata ke Israel dan menolak permohonan baru yang mendukung pendudukan.
Miliband juga mengumumkan sanksi terhadap kelompok terkait, termasuk sayap keuangan Hizbullah di Lebanon dan Asosiasi Al-Qard Al-Hasan, serta pemberlakuan kembali sanksi ekonomi terhadap Iran sesuai dengan kebijakan Uni Eropa dan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 8 September 2026 pukul 18.00
Inggris akan Mengumumkan Larangan Perdagangan Barang yang Diproduksi Pemukim Israel
VOI · 8 September 2026 pukul 16.15
Militer Israel Diperintahkan Bersiap untuk Perang Total Melawan Otoritas Palestina
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.34
Inggris Dukung Palestina, Perdagangan dari Permukiman Israel Bakal Dilarang
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 20.04
Israel Ancam Gelar Perang Berskala Penuh Melawan Otoritas Palestina di Tepi Barat
Berita terkait
Inggris Siapkan Sanksi Keras terhadap Israel, Ada Apa?
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.34
PBB: Pengungsian Paksa 33 Ribu Warga Palestina di Tepi Barat Indikasi Kejahatan Kemanusiaan
Media Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.21
Israel Perintahkan Penyitaan Tanah Palestina untuk Perluasan Lokasi Militer di Tepi Barat
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 13.30
Aksi Langka Netanyahu, Kali ini Membela Warga Palestina, Justru Mengecam Kelompok Pemukim Israel
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 14.55