Donald Trump segera Mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump berencana mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika Serikat setelah mengklaim kemenangan atas Iran. Dalam pidatonya di New York, Trump menyatakan AS memiliki kendali kuat melalui blokade angkatan laut yang ia sebut sebagai "tembok baja" terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.
Konflik AS-Israel melawan Iran yang dimulai akhir Februari telah memicu kenaikan harga minyak dan komoditas global akibat penutupan Selat Hormuz oleh Iran. Trump meminta pendukungnya menerima kenaikan harga bensin demi mencegah Iran memiliki senjata nuklir, sementara Iran menegaskan kendali atas selat tersebut dan menuntut pencabutan blokade AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 04.04
Donald Trump Berencana Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS Usai Perang Iran
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.48
Seruan Iran Agar AS Terima Kenyataan Kalah Perang
Berita terkait
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Halangi Kesepakatan soal Selat Hormuz
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.42
Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Kesepakatan Selat Hormuz: Akan Kami Hancurkan
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 08.57
Donald Trump Ancam Serang Oman Jika Ganggu Negosiasi AS - Iran
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 03.07
Donald Trump Ancam Bombardir Oman Jika Coba Halangi Urusan AS dengan Iran
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 22.07