AS Selidiki Serangan Udara Maut di Pesta Pernikahan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Amerika Serikat sedang menyelidiki serangan udara yang menewaskan empat orang dan melukai 68 orang di pesta pernikahan di Kuhestak, Iran, pada Selasa (1/9). Otoritas Iran menyatakan serangan ini menjadi bagian dari pertukaran serangan terberat sejak Juli lalu. Sumber mengungkapkan Pentagon yakin bom AS meleset dari target utama, kompleks telekomunikasi, yang berjarak 134 meter dari lokasi korban. Wakil Presiden JD Vance membenarkan penyelidikan namun menegaskan AS tidak pernah menargetkan warga sipil. Tragedi ini menambah ketegangan antara Washington dan Teheran dalam konflik yang semakin intens.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 09.07
Qatar: Perang Iran Tunjukkan Bersekutu dengan AS Tak Menjamin Keamanan
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 07.56
Perang Berlarut, Ekonomi Iran dan AS Sama-sama Babak Belur
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 07.35
Keputusan Trump Bikin Warga Sengsara, Bensin Tembus Rp72.700
Detik.com · 7 September 2026 pukul 14.32
Iran Siap Beri Balasan yang 'Lebih Menyakitkan' Jika AS Terus Menyerang
Berita terkait
Rudal Maut AS Hantam Pesta Kawinan di Iran, Begini Respons Wapres
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 06.15
Tekad Iran Balas Dendam atas Serangan AS ke Pesta Pernikahan
Detik.com · 4 September 2026 pukul 21.04
Iran Tuding AS Rudal Warga Sipil yang Sedang Gelar Pesta Pernikahan
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 21.46
Iran Ancam Balas Serangan AS yang Sasar Acara Pernikahan
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.27