Jakarta · Sabtu, 5 September 2026Cari
WargaKonoha

Rudal Maut AS Hantam Pesta Kawinan di Iran, Begini Respons Wapres

Pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki serangan udara yang menghantam sebuah pesta pernikahan di Iran, menyebabkan tewasnya setidaknya lima orang. Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan bahwa Washington ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dalam insiden ini yang terjadi pada Selasa, 1 September 2026. Analisis yang dilakukan oleh Reuters, yang melibatkan empat pakar persenjataan militer, menunjukkan bahwa ledakan kemungkinan besar disebabkan oleh amunisi AS, bukan rudal pertahanan udara Iran yang salah sasuan. Tiga dari empat pakar tersebut menilai pola kerusakan di lokasi lebih konsisten dengan hantaman langsung amunisi AS. Namun, temuan ini belum menjadi kesimpulan resmi, dan pemerintah AS masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Militer AS menegaskan bahwa pasukannya tidak pernah menjadikan warga sipil sebagai sasuan, dan jika ditemukan kesalahan, militer AS akan belajar dari insiden ini. Beberapa kemungkinan yang sedang dipertimbangkan termasuk apakah korban disebabkan langsung oleh serangan AS, pantulan, atau penyimpangan rudal pencegat.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait