AS Tak Bisa Diandalkan Hadapi Houthi, Saudi Bergantung pada Pakistan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Letnan Jenderal Pakistan Ahmed Sharif Chaudhry menyatakan dukungan fisik Islamabad terhadap Arab Saudi dalam menghadapi ancaman Houthi. Meskipun belum ada keputusan peluncuran operasi militer, Pakistan menegaskan komitmen terhadap Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah yang akan diaktifkan bila diperlukan. Pada 8 September 2024, Houthi menembakkan rudal balistik ke Riyadh dan menargetkan infrastruktur sipil di Bisha, Taif, Farasan, dan Yanbu, yang berhasil dicegat sistem pertahanan udara Saudi. Di Yaman, pasukan pemerintah yang didukung Arab Saudi menggagalkan infiltrasi Houthi di Marib, menewaskan 12 tentara mereka.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 September 2026 pukul 23.49
Trump Klaim Dihubungi Houthi Usai Saudi Diserang: Mereka Tak Mau Lawan AS
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 17.23
Rudal Houthi Guncang Riyadh, AS Waspada Eskalasi dan Trump Gelar Rapat Darurat
Detik.com · 20 September 2026 pukul 16.31
AS Sebut Konflik Timur Tengah Berpotensi Meningkat Cepat
Detik.com · 20 September 2026 pukul 01.03
Makin Panas, Pertempuran Pasukan Yaman vs Houthi Tewaskan 48 Orang
Berita terkait
Menhan Pakistan: Saatnya Tiba Laksanakan Kesepakatan Mekkah setelah Serangan Houthi
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 20.28
Raksasa Nuklir Muslim Ultimatum Iran, Warning Negara Arab Mau Ngamuk
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 14.30
Houthi Rebut Pulau Zuqar di Selatan Laut Merah, Arab Saudi akan Respons Keras
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 19.41
Pakistan: Serangan Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Picu Respons Aliansi Makkah!
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 09.48