Asbanda: Simpeda Harus Makin Digital dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tabungan Simpeda mencapai Rp74,86 triliun per Juni 2026, menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap BPD di seluruh Indonesia. Dana tersebut dikelola prudent dan diintermediasikan kembali menjadi pembiayaan bagi masyarakat, UMKM, dan dunia usaha untuk mendorong ekonomi daerah. Ketua Asbanda, Agus H. Widodo, menyatakan Simpeda harus semakin digital, transaksional, dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat. Tantangan selanjutnya adalah memperluas penggunaan Simpeda untuk pembayaran, transfer, belanja, transaksi merchant, dan layanan finansial lainnya. Ditujukan agar Simpeda tidak hanya menjadi tempat menabung, tetapi semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 20.07
Jangan Biarkan Nganggur! Asbanda Dorong Dana Pemerintah di BPD jadi Multiplier Ekonomi
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.41
Aset Bank Daerah Tercatat Tembus Rp 1.043 Triliun
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 14.17
Asbanda dorong kuatkan peran BPD jadi pilar pembangunan ekonomi daerah
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 10.58
Asbanda: BPD Tak Minta Proteksi, tapi Level Playing Field
Berita terkait
Asbanda: Simpeda Harus Makin Digital dan Relevan dengan Kebutuhan Masyarakat
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 23.34
Asbanda: Penguatan BPD Penting untuk Menjaga Ketahanan Ekonomi Daerah
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 13.58
Pramono Dorong Sinergi Pemprov DKI dan OJK Perkuat Ekonomi Daerah
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 10.29
Jumlah Pengguna Capai 280 Ribu, BNIdirect Perkuat Pengelolaan Keuangan Bisnis
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 12.12