Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Bagaimana Perubahan Iklim-Krisis Pangan Bisa Picu Konflik di Masa Depan?

Sistem pangan dunia semakin tertekan akibat perubahan iklim, konflik geopolitik, dan gangguan perdagangan, berpotensi memicu konflik di masa depan. Penelitian Climate-Driven Agricultural Decline Index (CADI) mengidentifikasi wilayah tropis seperti Afrika Utara, Nigeria, dan Sudan sebagai yang paling rentan. Fenomena El Nino dan cuaca ekstrem menghancang hasil panen, sementara perang di Ukraina dan Iran memicu kenaikan harga biji-bijian dan pupuk. Diproyeksikan, hampir separuh penduduk dunia akan tinggal di kawasan dengan produktivitas pertanian menurun dalam 25 tahun ke depan. Tekanan ini melemahkan pemerintahan, mendorong migrasi, dan memudahkan rekrutmen kelompok bersenjata, terutama di negara non-demokrasi yang institusinya lemah. Di Asia Selatan dan Sahel, ketergantungan pada impor pangan dan cepatnya pencairan gletser Himalaya meningkatkan risiko krisis kemanusiaan bagi sekitar 2 miliar orang. Studi ini menekankan pentingnya institusi yang kuat untuk mengelola perubahan akses sumber daya agar guncangan tidak berujung pada kekerasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait