Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Komisi IX DPR: Nakes Jangan Hilang Empati

Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKB, Asep Rommy Romaya, mengecam keras komentar sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di media sosial yang dinilai tidak berempati terhadap pasien peserta BPJS Kesehatan. Asep mengingatkan bahwa nakes adalah abdi negara dengan tanggung jawab moral tinggi dan harus berhati-hati saat berkomentar di ruang digital karena dampaknya bisa panjang. Ia menegaskan profesi nakes merupakan panggilan kemanusiaan, bukan sekadar pekerjaan, sehingga tutur kata dan sikap harus dijaga baik dalam pelayanan langsung maupun di media sosial.

Kritik ini muncul setelah viral kisah pasien BPJS bernama Yurizal Tri Chaerawan yang mengaku menunggu hingga delapan jam untuk mendapatkan ruang perawatan di rumah sakit. Unggahan Yurizal di Threads pada 22 Juli 2026 justru mendapat cibiran dari sejumlah akun yang diduga nakes, seperti komentar menyindir, menyebut ruang jenazah selalu kosong, hingga menuliskan "Bacot nih pasien". Beberapa akun diduga berasal dari alumni Fakultas Kedokteran UI. Yurizal kemudian dilaporkan meninggal dunia pada 31 Juli 2026, memicu kemarahan publik atas respons nakes yang dinilai tidak beretika.

Asep menekankan pelayanan kesehatan harus adil tanpa diskriminasi, dan status BPJS, kelas perawatan, atau kemampuan ekonomi tidak boleh memengaruhi kualitas pelayanan. Ia juga meminta nakes yang terbukti melanggar etika profesi melalui komentar di media sosial diberi pembinaan dan sanksi sesuai ketentuan agar kejadian serupa tidak terulang. Menurutnya, media sosial bukan ruang bebas tanpa batas, dan nakes harus bijak agar tidak merendahkan atau menyakiti pasien serta keluarganya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait