Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Buka-Bukaan, Dunia Belum Konsisten Menuju Transisi Energi

Menteri ESDM Bahlil Laharda mengungkapkan bahwa sejumlah negara, termasuk negara-negara maju yang awalnya mendukung Paris Agreement, belum konsisten dalam komitmen transisi energi menuju Net Zero Emission (NZE). Meskipun mayoritas negara mendukung transisi dari energi fosil ke energi baru terbarukan (EBT) sejak 2022-2023, Bahlil menyatakan bahwa beberapa negara bahkan telah mengeluarkan diri dari kesepakatan tersebut. Menurutnya, transisi energi membutuhkan biaya yang besar, sehingga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusan negara-negara tersebut.

Terkait komitmen Indonesia, Bahlil menegaskan bahwa negeri ini tetap akan memenuhi target NZE pada 2060 atau lebih cepat. Dalam Rancangan Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034, Indonesia merencanakan 70% dari total kapasitas listrik berasal dari EBT, setara dengan 69,5 Giga Watt. Bahlil menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menyampaikan arahan agar Indonesia tetap konsisten mencapai target NZE meskipun negara-negara lain mengeluarkan diri dari Paris Agreement.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait