Bahlil soal Usulan Batas Parlemen 5%: Angka Ideal, Cocoklah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyatakan dukungannya terhadap usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 5%. Dalam komunikasi dengan berbagai partai, terdapat perbedaan pendapat mengenai angka ideal PT, mulai dari di bawah 5% hingga 7%. Namun, Bahlil menilai 5% sebagai angka yang cocok dan ideal. "Parliamentary threshold dalam komunikasi kita dengan lintas partai memang ada yang menginginkan ada 6, ada 7, ada 5, ada di bawah itu juga," katanya.
Pertemuan antara ketua umum partai politik koalisi pemerintah juga membahas revisi UU Pemilu, termasuk mengatur ambang batas parlemen. Sekjen Partai Gerindra, Sugiono, memastikan bahwa pertemuan tersebenarnya telah berlangsung. Menurutnya, Partai Gerindra yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto sepakat dengan PT sebesar 5%. "Gerindra sepakat soal PT 5%. Seperti kemarin Golkar dan PKS juga menyampaikan, saya kira itu yang kita sepakati," ujurnya.
Dengan dukungan dari beberapa partai koalisi pemerintah, termasuk Golkar dan Gerindra, angka 5% tampaknya menjadi kebijakan yang didukung secara luas. Namun, belum ada keputusan akhir yang diambil secara resmi mengenai revisi UU Pemilu terkait hal ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 21.16
Fahd El Fouz Kembali Terseret Korupsi, Bahlil: Ini Musibah!
kumparan · 17 September 2026 pukul 21.12
Bahlil Sebut Parliamentary Threshold Idealnya 5 Persen
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 10.15
Anies Baswedan Terancam Tak Bisa Diusung pada Pilpres 2029
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 21.20
Respons Bahlil Soal Fahd Arafiq Jadi Tersangka Korupsi
Berita terkait
Bahlil soal Usulan Batas Parlemen 5%: Angka Ideal, Cocok Lah
Detik.com · 17 September 2026 pukul 20.32
Bisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum Koalisi
Detik.com · 17 September 2026 pukul 08.17
Ini Sikap PDIP ihwal Ambang Batas Parlemen 5 Persen
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 19.31
Ketua Komisi II Tunggu Ketum Partai soal RUU Pemilu: Kami Ini Prajurit
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.56