Banjir Bandang Nepal: Ratusan Tewas, Operasi Pencarian Berlanjut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang di wilayah perbatasan Nepal dengan Tibet telah menewaskan 157 orang dan menyisakan ratusan korban belum ditemukan. Seluruh pemukiman hanyut tanpa sisa, mencakup 403 wisatawan (341 orang asing), termasuk 142 warga India serta warga dari Australia, Inggris, Malaysia, Belanda, Portugal, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Amerika Serikat. Operasi pencarian masih berlanjut dengan 64 jenazah ditemukan di Chitwan, 27 di Dhading, 22 di Nawalparasi Timur, 19 di Gorkha, 13 di Nuwakot, 9 di Tanahun, dan 3 di Rasuwa. Gelombang mencapai 5-6 meter menghempaskan truk dan bus. Pemerintah menyalurkan pasokan darurat termasuk selimut, P3K, tandu, dan kantong jenazah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 11.10
Nepal Banjir Bandang, Ahli Warning Bom Air dari China Tunggu Meledak
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 10.07
Kemlu: 45 WNI Berada di Nepal, Belum Ada yang Dilaporkan Terdampak Banjir
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.08
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 22 Orang, Ratusan Wisatawan Dilaporkan Hilang
Berita terkait
Update Banjir Bandang Dahsyat di Nepal: 157 Jenazah Ditemukan
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 03.40
558 Orang Masih Hilang Usai Banjir Bandang Dahsyat di Nepal
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.46
Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi 'Bom Air' dari Proyek China
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.15
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Tewaskan 19 Orang, 384 Wisatawan Hilang
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.41