Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

KPI Usul Literasi Media dan Digital Masuk Kurikulum Sekolah

Komisioner KPI Pusat Tulus Santoso menyoroti rendahnya literasi media dan digital masyarakat Indonesia, yang menyebabkan banyak orang tidak mampu memanfaatkan ruang digital secara optimal. Akibatnya, masyarakat rentan menjadi korban hoaks, penipuan, dan terjebak dalam echo chamber atau filter bubble. Selain itu, perilaku impulsif di media sosial justru memicu gangguan kesehatan mental. Tulus menekankan bahwa meskipun banyak orang tahu cara menggunakan internet dan media sosial, pemahaman mendalam tentang cara kerja algoritma, agenda setting, dan pengaruh media terhadap persepsi publik masih kurang. Oleh karena itu, ia mendesak agar literasi media dan digital diajarkan sejak dini, termasuk dalam kurikulum sekolah, agar generasi muda mampai menilai kualitas informasi dan menggunakan teknologi secara bijak. Dengan pendidikan yang tepat, diharapkan masyarakat dapat menjadi pengguna digital yang kritis dan bertanggung jawab.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait