Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

Bawaslu-BSSN perkuat keamanan siber jelang Pemilu 2029

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menggelar kegiatan sinergi untuk memperkuat keamanan siber menjelang Pemilu 2029. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Bawaslu dan bertujuan mengatasi risiko yang semakin meningkat akibat penggunaan teknologi digital dalam proses pengawasan pemilu. Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja, menekankan bahwa keamanan digital bukan sekadar isu teknis, tetapi juga terkait dengan tata kelola kelembagaan, manajemen risiko, perlindungan data, dan kepercayaan publik. Ia menyampaikan bahwa ancaman siber dapat berdampak luas, mulai dari gangguan pada data dan layanan digital hingga merusak kredibilitas lembaga dan proses demokrasi. Oleh karena itu, pendekatan pencegahan menjadi penting, termasuk identifikasi kerentanan sejak dini dan penguatan kompetensi teknis serta kesadaran keamanan digital di seluruh jajaran Bawaslu. Bawaslu juga merujuk pada pengalaman menghadapi ancaman siber pada Pemilu 2019 dan 2024, sehingga kolaborasi dengan BSSN perlu terus diperkuat. Dalam kesempatan ini, kedua lembaga juga menandatangani nota kesepahaman untuk mengatur sinergi tugas dan fungsi di bidang keamanan siber dan sandi dalam penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada. Penguatan keamanan siber dilakukan melalui penguatan tata kelola, pemantauan dan deteksi dini, peningkatan kompetensi teknis, dan edukasi keamanan digital. Bawaslu menargetkan pengawasan pemilu yang aksesibel, transparan, dan kredibel pada periode 2025-2029 dengan dukungan teknologi yang aman.

Berita terkait