Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Beban Ekonomi Dengue di Indonesia Capai Rp9 Triliun, Vaksinasi Jadi Solusi Strategis

Dengue tidak lagi hanya menjadi ancaman kesehatan, tetapi juga beban ekonomi nasional yang besar. Pada 2024, kerugian ekonomi akibat dengue diperkirakan mencapai US$550,9 juta atau hampir Rp9 triliun, termasuk lebih dari 2 juta kunjungan rawat inap yang menekan sistem layanan kesehatan. Tanpa pengendalian sistematis, lonjakan kasus dikhawatirkan akan menghambat target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% pada 2029.

Studi dari Pusat KPMAK UGM mengungkapkan bahwa meskipun sebagian besar pasien didanai melalui JKN BPJS Kesehatan, beban finansial rumah tangga tetap tinggi karena biaya non-medis seperti transportasi, konsumsi pendamping, dan kehilangan pendapatan. Program vaksinasi dengue pada anak sekolah diusulkan sebagai solusi yang hemat biaya. Dalam proyeksi 20 tahun, vaksinasi dapat mencegah 1,1 hingga 1,3 juta tahun hidup sehat yang hilang (DALY) dan memberikan penghematan bersih antara USD 329,3 juta hingga USD 731,5 juta.

Untuk menanggapi krisis ini, Kementerian Kesehatan RI berkomitmen mencapai target Zero Dengue Deaths 2030 dan sedang menyusun Rencana Aksi Nasional Pengendalian Dengue 2026–2029. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan dunia usaha diharapkan memperkuat pencegahan dan menghentikan penularan dengue secara efektif.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait