Penuhi Permohonan MBS, Trump Batalkan Serangan Besar-besaran ke Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan besar-besaran terhadap Iran setelah memenuhi permohonan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Pembatalan ini dilakukan dengan syarat kesepakatan dengan Iran harus tercapai dengan cepat, yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan pengakhiran ancaman nuklir Iran. Keputusan tersebut diumumkan melalui unggahan di Truth Social.
Keputusan Trump muncul di tengah laporan bahwa Washington mungkin telah merencanakan serangan baru yang intensif selama akhir pekan. Iran sebelumnya menuduh AS meningkatkan ketegangan di kawasan, dengan mengancam bahwa negara regional yang bekerja sama dengan AS akan "dilalap api perang". Sementara itu, pemerintah AS mendesak warga Amerika di seluruh Timur Tengah untuk waspada dan bersedia meninggalkan wilayah tersebut jika terjadi eskalasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 06.00
Telepon MBS di Balik Trump Tunda Serangan ke Iran
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 10.50
Berbicara dengan Trump, Pangeran MBS Minta Rencana Serangan AS ke Iran Dibatalkan
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.50
Beri Ruang Perdamaian, Trump Klaim Batalkan Rencana Serangan ke Iran
Berita terkait
Pakar Ini Sebut Iran Tetap Akan Menang Game of Economic Chicken Melawan AS
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.40
Iran Belum Putuskan Lanjutkan Perundingan dengan AS
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 09.01
Mengapa Israel Sangat Takut dengan Pakta Pertahanan Mekkah?
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 02.20
Iran Tuding Arab Saudi Terlalu Bergantung dengan Kekuatan Asing
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 16.17