Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Berpikir Sial Ternyata Sangat Berbahaya, Begini Penjelasannya

Artikel membahas tentang bahaya berpikir sial atau tathayyur dalam Islam. Tathayyur berasal dari tradisi pra-Islam di mana burung dilepaskan untuk menentukan nasib, dan keyakinan bahwa hal-hal tertentu membawa kesialan. Dalam Islam, tathayyur dilarang karena dapat menyebabkan putus asa dan menggeser tawakkal kepada Allah, yang dianggap sebagai bentuk syirik. Rasulullah SAW melarang thiyarah dalam hadits riwayat Bukhari-Muslim, menekankan pentingnya pikiran positif dan perkataan baik.

Para ulama seperti Ibnul Qayyim dan Syaikh al-‘Utsaimin menjelaskan bahwa tathayyur tidak hanya terkait burung, tetapi juga mencakup nama, angka, atau hal-hal yang dianggap sial. Keyakinan ini menafikan tauhid karena bergantung pada selain Allah dan hal-hal yang tidak nyata. Dampak psikologisnya meliputi kecemasan, ketakutan, dan kehidupan yang sempit, sehingga orang yang bertathayyur cenderung kehilangan peluang kebaikan karena terlalu fokus pada hal-hal yang dianggap membawa celaka. Islam mengajarkan untuk berpikir positif dan bergantung sepenuhnya pada ketentuan Allah.

Berita terkait