BGN Ancam Tutup Dapur MBG Tak Bersertifikat Higiene hingga 10 Agustus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menetapkan batas akhir 10 Agustus 2026 bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dapur yang tidak memenuhi syarat akan ditutup permanen. SLHS dikategorikan sebagai syarat mutlak, bukan sekadar administrasi. Sudaryono menegaskan tidak ada toleransi bagi dapur yang tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi. Sebelumnya, BGN menargetkan seluruh SPPG memiliki SLHS pada Agustus 2026. SPPG yang belum mendaftarkan pengurusan SLHS akan dikenai sanksi penghentian sementara operasional. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 15 April 2026, 13.576 dari 25.925 SPPG (52,37%) telah memiliki SLHS, atau 81,39% jika diitung dari jumlah yang sudah mengajukan permohonan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.24
Dapur MBG Wajib Urus SLHS Paling Lambat 10 Agustus atau Tutup Permanen!
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 21.25
BGN Sisir Sekolah Swasta Elite Tak Butuh MBG
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.56
950 Dapur MBG Diduga Tak Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.33
BGN Akan Labeli Ompreng MBG, Harus Dimakan Sebelum Jam Tertentu
Berita terkait
Kepala BGN Warning Keras Soal MBG-Minta Guru Turun Tangan Lakukan Ini
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 20.30
Kepala BGN Ancam Pecat Secara Tidak Hormat Kepala SPPG yang Lalai hingga Sebabkan Kejadian Fatal
Warta Ekonomi · 17 Agustus 2026 pukul 12.56
Kepala BGN Ancam Pecat Kepala SPPG yang Lalai: Kalau Enggak Mampu, Mundur Aja
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 04.43
Zulhas: BGN Diberi Waktu 3 Bulan untuk Refocusing
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 15.13