BI Masih Cetak Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) masih mencetak uang rupiah bertahun 2026 yang bertanda tangan mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan mantan Gubernur BI Perry Warjiyo, meskipun keduanya sudah tidak lagi menjabat. Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan bahwa pencetakan uang dilakukan setiap tahun berdasarkan proyeksi kebutuhan uang beredar, dan prosesnya dilakukan secara bertahap sepanjang tahun bukan sekali dalam satu periode.
Menurut Destry, BI dan pemerintah secara rutin membahas kebutuhan uang kertas dan logam untuk periode mendatang, termasuk target pertumbuhan uang beredar. Hal ini dilakukan untuk memastikan pasokan uang kartal tetap mencukupi, khususnya bagi masyarakat di daerah yang belum terjangkau layanan keuangan digital.
BI sebelumnya memastikan bahwa uang rupiah tahun cetak 2026 dengan tanda tangan Purbaya dan Perry tetap sah dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.39
BI Ternyata Masih Cetak Uang Baru Bertanda Tangan Purbaya
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 01.23
BI masih cetak rupiah bertanda tangan eks Menkeu-Gubernur BI
kumparan · 24 September 2026 pukul 21.30
Gubernur BI Sebut Uang Tanda Tangan Purbaya-Perry Warjiyo Masih Dicetak
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 21.21
BI Ungkap Alasan Uang Bertanda Tangan Perry-Purbaya Masih Dicetak pada 2026
Berita terkait
BI Ternyata Masih Cetak Uang Baru Bertandatangan Purbaya
Detik.com · 24 September 2026 pukul 20.39
BI Cetak Lagi Rupiah Bertanda Tangan Perry-Purbaya
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.22
Alasan Rupiah Bertandatangan Purbaya Diburu Kolektor
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.35
Respons Purbaya soal Uang dengan Tanda Tangannya Diburu: Santai
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 13.58