BI masih cetak rupiah bertanda tangan eks Menkeu-Gubernur BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) masih menerbitkan uang rupiah tahun cetak 2026 yang bertandatangani mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan mantan Gubernur BI Perry Warjiyo, meskipun keduanya sudah tidak lagi menjabat. Menurut juru bicara BI, pencetakan uang dilakukan secara bertahap sepanjang tahun untuk memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat, termasuk di wilayah dengan akses terbatas ke layanan digital. Proses ini diatur dalam rencana pembahasan kebutuhan uang beredar bersama pemerintah. BI menegaskan bahwa uang dengan tanda tangan lama tetap sah dan dapat digunakan sebagai alat pembayaran di seluruh wilayah NKRI. Pada periode berikutnya, penerbitan uang akan disesuaikan dengan tanda tangan pejabat yang sedang menjabat. Cetak uang tahunan ini merupakan bagian dari mekanisme rutin BI untuk memastikan ketersediaan likuiditas uang kartal di pasaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 11.05
Ternyata Ini Alasan BI Tetap Edarkan Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Warjiyo
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 07.20
BI Masih Cetak Uang Rupiah Bertanda Tangan Purbaya
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 21.21
BI Ungkap Alasan Uang Bertanda Tangan Perry-Purbaya Masih Dicetak pada 2026
JawaPos · 24 September 2026 pukul 20.45
BI Terbitkan Rupiah Seri Baru Tanda Tangan Pejabat Lama, Gubernur BI: Sesuai Tahapan Rutin
Berita terkait
BI Cetak Lagi Rupiah Bertanda Tangan Perry-Purbaya
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.22
Cadangan Devisa Indonesia Naik ke US$ 146,5 Miliar
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.50
BI Ungkap 3 Biang Kerok Nilai Tukar Rupiah Melemah
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.10
Nilai Tukar Rupiah Tertekan, BI Siapkan Jurus Intervensi
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 12.50