Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Alasan Rupiah Bertandatangan Purbaya Diburu Kolektor

Uang kertas rupiah tahun cetak 2026 yang memuat tanda tangan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah diincar kolektor. Fenomena ini didorong oleh popularitas Purbaya yang meningkat sejak menjabat sebagai menteri keuangan. Pengurus Klub Uang Revolusi (CORE) Nurdi Halim menilai popularitas Purbaya menjadi faktor utama minat kolektor terhadap uang bertanda tangannya. Meski demikian, Nurdi mengadopsi sikap wait and see sebelum membeli, karena masih belum jelas kebijakan Bank Indonesia terkait uang edisi ini. Ia sempat ditawari uang Rp50 ribu bertanda tangan Purbaya, tetapi memilih untuk tidak membelinya. Nurdi berspekulasi uang cetakan 2026 ini mungkin diproduksi dalam jumlah terbatas, sehingga berpotensi menjadi barang langka yang harganya bisa mencapai jutaan rupiah per lembar. Jika tidak ada kebijakan penarikan, harga di pasar kolektor diperkirakan akan tetap normal. Purbaya sendiri hanya merespons dengan santai melalui pesan singkat di aplikasi pesan. Bank Indonesia memastikan uang bertanda tangan Purbaya dan Perry Warjiyo tetap sah sebagai alat pembayaran di wilayah NKRI. Uang yang ramai diperbincangkan adalah rupiah kertas tahun Emisi 2022, pecahan Rp100 ribu, dengan tahun cetak 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait