Biometana dari Limbah Sawit, Solusi Energi Rendah Karbon untuk Industri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
Limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) di Sumatera Selatan kini dimanfaatkan sebagai bahan baku biometana. Proyek kolaborasi antara PGN, PT Toyota Tsusho Indonesia, dan PT KIS Biofuels Indonesia menghasilkan sekitar 150.000 MMBTU biometana per tahun. Metana yang sebelumnya terbawa ke atmosfer ditangkap dan diolah menjadi energi rendah karbon. Biometana disalurkan melalui jaringan gas bumi PGN ke TMMIN dan industri lainnya dengan modifikasi infrastruktur minimal. Penggunaan biometana mendukung penurunan emisi gas rumah kaca, target NDC, serta net zero emission 2060. Proyek pertama di Indonesia yang memproduksi biometana di wilayah sawit, sekaligus mendorong hilirisasi industri kelapa sawit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 Oktober 2026 pukul 17.30
PGN Siap Serap BioCNG dari Limbah Sawit untuk Pasokan Energi Industri
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 16.22
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon
JPNN.com · 6 Oktober 2026 pukul 14.40
PGN Siap Mengintegrasikan Biometana ke Infrastruktur Gas Bumi
CNBC Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 11.29
Jaga Pasokan Energi, PGN Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
Berita terkait
Dorong Dekarbonisasi, PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 11.24
PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 11.07
Pertamina Siapkan Bisnis Energi Rendah Karbon sebagai Sumber Pertumbuhan Baru
kumparan · 30 September 2026 pukul 12.34
Inovasi Transisi Energi Bawa PGN Raih Platinum Award InTechSEA 2026
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.02