Bisnis Tumbuh Double Digit, Begini Strategi Hankook di Semester Pertama 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
PT Hankook Tire Sales Indonesia mencatat pertumbuhan bisnis double-digit pada semester pertama 2026 untuk segmen Passenger Car Radial (PCR) dan Truck & Bus Radial (TBR) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh strategi 'The Right Tire for the Right Vehicle', melalui pengembangan portofolio ban yang disesuaikan dengan kebutuhan berbagai segmen kendaraan.
Berdasarkan data GAIKINDO, penjualan kendaraan secara wholesales tumbuh 15,9% pada semester I 2026. Pertumbuhan ini dipicu oleh lonjakan penjualan kendaraan listrik (EV) lebih dari 80%, serta meningkatnya permintaan SUV dan kendaraan niaga. Di segmen PCR sendiri, Hankook mencatat pertumbuhan penjualan hingga 130% pada periode tersebut.
President Director PT Hankook Tire Sales Indonesia, Bartek (Byunghak) Choi menjelaskan bahwa perusahaan memperkuat portofolio produk serta memperluas pilihan ukuran ban pada lini PCR dan TBR. Langkah ini bertujuan agar Hankook mampu menjangkau lebih banyak tipe kendaraan yang berkembang di Indonesia, mengingat kendaraan listrik, SUV, dan kendaraan niaga memiliki karakter berbeda sehingga membutuhkan teknologi ban yang berbeda pula.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 18.30
Insentif Kendaraan Listrik Segera Meluncur, Airlangga: Anggarannya Sudah Ada
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 21.40
Gaikindo Beber Peluang RI Jadi Hub Kendaraan Listrik di Asean
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 14.15
Bocoran Purbaya: Prabowo Siapkan Stimulus Besar-besaran Kendaraan Listrik
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 20.30
Prabowo Siap Umumkan Insentif Kendaraan Listrik dalam Waktu Dekat
Berita terkait
Peluang dan Tantangan Sektor EV di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 18.49
Insentif Motor Listrik Sudah Diketok, Realisasi Masih Tunggu PMK
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.22
Kepemilikan Kendaraan RI Cuma 99 per 1.000 Orang, Kalah Jauh dari Malaysia dan Thailand
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 17.37
Masalah Perizinan & TKDN RI Disorot Industri Otomotif Jepang
Detik.com · 21 September 2026 pukul 07.55