BMKG Mulai Modifikasi Cuaca Antisipasi Karhutla Saat Kemarau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar operasi modifikasi cuaca di beberapa daerah Indonesia untuk mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau tahun 2026. Operasi dilakukan di Aceh, Palembang, Pekanbaru, dan Palangkaraya, dengan status berbeda: Aceh dan Palembang telah selesai, Pekanbaru baru mulai, dan Palangkaraya sedang berlangsung. Operasi ini didasarkan pada perhitungan kebutuhan curah hujan dan potensi awan di setiap lokasi. Modifikasi cuaca bekerja dengan memanipulasi awan yang ada untuk menghasilkan hujan dalam jumlah besar, hingga jutaan meter kubik air, yang dapat mencegah atau memadamkan karhutla. BMKG telah menjalankan 17 operasi selama 169 hari. Selain untuk karhutla, modifikasi cuaca juga digunakan untuk mengisi danau atau waduk, seperti di tangkapan air Danau Toba, Batam, dan Danau Poso di Sulawesi Tengah, guna menjaga ketersediaan air. Semua langkah ini merupakan bagian dari mitigasi menghadapi musim kemarau yang dipengaruhi oleh El Nino.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 15.34
Waspada, BMKG prediksi El Nino bertahan hingga kuartal I 2027
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 13.40
Hujan Masih Guyur Semarang saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 07.51
El Nino Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027, BMKG Perluas Operasi Modifikasi Cuaca
ANTARA News · 30 Juli 2026 pukul 15.27
Pemerintah intensifkan modifikasi cuaca, cegah karhutla dan kekeringan
Berita terkait
Menko Polkam Ungkap Tantangan Modifikasi Cuaca untuk Padamkan Karhutla
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 19.43
BMKG Ungkap Ratusan Wilayah Tak Diguyur Hujan 2 Bulan Lebih
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.10
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 17.30
El Nino Sangat Kuat OTW ke RI, BMKG Minta Petani Ubah Jadwal Tanam
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 16.25