Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos Chevron Nyalakan Sinyal Bahaya Pasar Energi Global,AS Siapkan Pipa Rahasia?

CEO Chevron, Mike Wirth, memperingatkan bahwa ancaman terhadap pasokan minyak dunia kini memasuki fase 'sangat nyata' akibat konflik yang meluas dengan Iran dan serangan milisi Houthi ke fasilitas minyak Arab Saudi. Eskalasi perang selama lima bulan tidak hanya melumpuhkan Selat Hormuz, tetapi juga merusak infrastruktur vital di Laut Merah dan Laut Hitam. Meskipun Presiden AS sempat menunda serangan baru ke Iran, Wirth menegaskan pasar energi dunia berada dalam kondisi sangat rapuh.

Lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz merosot drastis hingga hanya tersisa hitungan jari per hari, sementara persediaan minyak global terus menurun. Dampaknya langsung terasa di kantong konsumen: harga bensin rata-rata nasional AS melonjak ke USD4,09 per galon, hampir USD1 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar USD3,15. Sementara itu, minyak mentah WTI bertengger di kisaran USD84 per barel.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait