Harga Minyak Merosot Setelah Ekspor Lewat Selat Hormuz Meningkat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540888/original/091837400_1774840995-5.jpg)
Harga minyak dunia merosot pada perdagangan Kamis, 13 Agustus 2026. Kontrak berjangka WTI turun 2,4% ke US$ 81,25 per barel, sementara Brent terpangkas 2% ke US$ 87,07 per barel. Penurunan ini terjadi setelah Menteri Energi AS Chris Wright menyatakan ekspor melalui Selat Hormuz lebih tinggi dari perkiraan banyak pihak independen. Wright mengatakan ekspor minyak lewat selat tersebut mendekati rata-rata 9 juta barel per hari (bpd), dan mencapai sekitar 15 juta bpd jika pipa ikut dihitung. Sebelum perang, volume yang melintas mencapai 20 juta bpd.
Badan Energi Internasional (IEA) melaporkan permintaan minyak diperkirakan turun 1,6 juta bpd tahun ini, lebih tinggi 510.000 bpd dari perkiraan sebelumnya. Pasokan tercatat 6,3 juta bpd lebih rendah secara tahunan pada Juli, dengan 8,3 juta bpd produksi di Teluk terhenti. Situasi keamanan di Timur Tengah masih rawan menyusul serangan kapal di Teluk Oman dan Laut Merah. Kelompok Houthi mengklaim menyerang kilang Jizan dengan drone. AS dan Iran berselisih soal kendali Selat Hormuz, dengan Teheran mengklaim penutupan dan Trump mengklaim kendali penuh AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 16.27
Iran Setujui Rencana Aksi Strategis untuk Selat Hormuz, Larang Semua Kapal Musuh Melintas
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.45
Selat Hormuz Terancam, Negara Teluk Berebut Jalur Alternatif
ANTARA News · 15 Agustus 2026 pukul 09.48
Trump akan deklarasi Selat Hormuz sebagai wilayah AS
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.35
Eritrea Intip Peluang di Laut Merah sebagai Alternatif Selat Hormuz
Berita terkait
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Bagaimana Proyeksi Besok?
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 20.39
Geopolitik Memanas, Harga Minyak Dunia Diproyeksi Tembus US$102,50 per Barel
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 14.00
Iran Ogah Damai 'Cuma-Cuma', AS dan Dunia Tertekan Harga Minyak
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.51
Harga Minyak Dunia Melejit, Harga BBM Pertamax Diramal Bisa Rp20.000
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 17.40