BPBD Ungkap Hujan Abu Vulkanik Anak Krakatau di Pandeglang Mulai Berkurang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivitas hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Pandeglang mulai menurun. Kepala BPBD Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, menyatakan bahwa sejak hari Senin (7/9/2026), intensitas hujan abu vulkanik mengalami pengurangan, meski tidak berhenti sepenuhnya. Penurunan ini sejalan dengan menurunnya aktivitas erupsi gunung berapi tersebut.
Riza menjelaskan bahwa sebagian besar wilayah di Pandeglang terdampak sebaran abu vulkanik, dengan ketebalan yang bervariasi tergantung dari arah angin. Meski intensitasnya rendah, abu vulkanik masih tersebar di sejumlah daerah. Selain itu, erupsi juga menyebabkan getaran yang terasa oleh warga, termasuk satu rumah yang mengalami kerusakan ringan akibat getaran tersebut.
Dengan menurunnya aktivitas Gunung Anak Krakatau, materi yang keluar pun berkurang dibandingkan hari sebelumnya. Namun, BPBD tetap memantau situasi dan memastikan keselamatan warga terus terjaga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 09.20
Gunung Anak Krakatau Masih Erupsi, Penyeberangan Merak-Bakauheni Tetap Normal
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 12.21
Hujan Abu Vulkanik Sampai Banten, Gubernur Andra Soni Siagakan Personel Mitigasi Bencana
kumparan · 6 September 2026 pukul 09.35
Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Dirasakan Warga Pandeglang: Mata Perih
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 07.38
Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Aktivitas Warga Banten
Berita terkait
Hujan Abu Krakatau, Sejauh Apa Abu Vulkanik Bisa Terbang?
Detik.com · 6 September 2026 pukul 06.45
Mesti Tahu! Ini Rumitnya Faktor Angin Saat Hujan Abu Vulkanik
Detik.com · 7 September 2026 pukul 10.30
Hujan Abu Anak Krakatau, Warga Serang Keluhkan Mata Perih dan Ganggu Sekolah
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 05.47
Semeru Jadi Gunung Paling Sering Erupsi dalam 100 Hari Terakhir
kumparan · 7 September 2026 pukul 13.25