BPDP Tegaskan Industri Sawit Jadi Penopang Ekonomi, Devisa dan Ketahanan Energi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) memperkuat pemahaman publik tentang kontribusi industri kelapa sawit terhadap perekonomian nasional. Direktur Keuangan BPDP Zaid Burhan Ibrahim menekankan bahwa industri ini menjadi penopang bagi jutaan pekebun dan pekerja, serta berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, penerimaan devisa, dan ketahanan energi Indonesia. Kelapa sawit dinilai sebagai minyak nabati paling efisien dalam pemanfaatan lahan dan tetap menjadi andalan untuk memenuhi permintaan pasar global.
BPDP berfungsi sebagai lembaga pengelola dana perkebunan yang menjembatani kepentingan pemerintah dengan pelaku usaha dan pekebun. Dana perkebunan disalurkan melalui program strategis seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan sumber daya manusia, penelitian dan pengembangan, promosi, serta dukungan program biodiesel melalui pembayaran insentif. Kegiatan kunjungan kerja di Pangkalan Bun bertujuan melihat langsung rantai nilai industri sawit dari hulu hingga hilir.
Sejak Peraturan Presiden Nomor 132 Tahun 2024, BPDP tidak hanya mengelola dana untuk kelapa sawit, tetapi juga mendukung pengembangan komoditas kakao dan kelapa. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan sektor perkebunan melalui tata kelola dana yang akuntabel.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 07.05
Meniti Jalan Tengah Industri Sawit Berkelanjutan dari Pangkalan Bun
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 11.40
Pakar: RI Masih Punya Modal Kuat Jadi Magnet Investasi Global
CNN Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 05.06
Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 17.54
Prabowo: Semua Negara yang Gagal, Elitenya Ribut Terus
Berita terkait
Menilik Koperasi Awards 2026, Ini Detail Gelaran Tahun Ini
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 13.03
Refleksi HUT ke-81 RI: Kelas Menengah Jungkir Balik Pikul Beban Berat
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 11.17
Kata Ekonom soal Kondisi Kesejahteraan di Indonesia
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 23.09
Ekonom Nilai B50 Bisa Menghemat Cadangan Devisa & Mendorong Transformasi Ekonomi
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.32