BPS Jawab Alasan Masyarakat Miskin Bisa Masuk Desil 6-10
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BPS menjelaskan bahwa ketidaksesuaian penggolongan desil masyarakat, seperti kasus tukang becak di Kulon Progo yang sempat masuk desil 9, terjadi karena data belum dimutakhirkan. Setelah proses pemutakhiran dilakukan, data tersebut dikoreksi kembali sesuai kondisi ekonomi sebenarnya, yakni menjadi desil 3.
Direktur Metodologi dan Sains Data BPS, Setia Pramana, menekankan pentingnya pemutakhiran data secara berkala untuk menangkap dinamika sosial ekonomi masyarakat yang berubah-ubah. Langkah ini bertujuan meningkatkan akurasi data kemiskinan serta memastikan ketepatan sasaran bagi penerima bantuan sosial.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 19.30
Posisi Desil Masyarakat Dinamis, BPS Rutin Perbarui Data per 3 Bulan
kumparan · 11 September 2026 pukul 15.43
Anggota DPRD DIY Masuk Desil 4: Mungkin Data saat Saya Masih Buruh Kasar
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.45
Pakai Data 2022, Pemutakhiran DTSEN Baru 33%
Berita terkait
BPS Tegaskan DTSEN Dinamis, Masyarakat Bisa Koreksi Data Desil
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 15.09
BPS sebut masyarakat terdaftar DTSEN tak otomatis penerima bantuan
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 08.36
BPS Ungkap DTSEN Bukan Daftar Penerima Bantuan Sosial
Detik.com · 9 September 2026 pukul 07.45
BPS Blak-blakan soal DTSEN: Tak Ada Data Sosial yang Bisa Akurat 100%
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 06.58