Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS: Penurunan IPH terjadi di 21 provinsi pada awal Agustus 2026

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan 21 provinsi mengalami penurunan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu pertama Agustus 2026. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan hal itu dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah yang dipantau daring di Jakarta, Senin. Provinsi yang turun antara lain Papua Selatan, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur. Secara umum, daerah yang mengalami penurunan IPH lebih banyak daripada yang mengalami kenaikan.

Di tingkat kabupaten/kota, BPS mencatat 161 kabupaten/kota mengalami penurunan IPH, sementara 65 kabupaten/kota mengalami kenaikan. Sepuluh kabupaten/kota dengan penurunan IPH tertinggi antara lain Kabupaten Tanah Datar, Bolaang Mongondow Selatan, Mahakam Ulu, Kepulauan Talaud, Minahasa, Sarmi, Minahasa Tenggara, Tambrauw, Kepulauan Sangihe, dan Bolaang Mongondow Timur.

Meski banyak daerah mencatat penurunan, BPS tetap mencermati komoditas pemicu kenaikan IPH. Daging ayam ras dan daging sapi naik di hampir seluruh provinsi yang mencatat kenaikan. Di Sumatera, perhatian tertuju pada daging ayam ras dan beras; di Jawa pada daging ayam ras dan daging sapi; di luar Jawa dan Sumatera pada cabai rawit, daging ayam ras, dan daging sapi. BPS juga memantau level harga dan perubahan IPH: daging sapi dan bawang putih berlevel sedang dengan perubahan rendah, beras dan minyak goreng berlevel tinggi bahkan di atas harga eceran tertinggi (HET), sedangkan daging ayam ras berlevel rendah tetapi perubahan IPH-nya tinggi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait