Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BPS Bongkar Penyebab Harga Daging Ayam Tembus Rp100 Ribu di 188 Daerah

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga daging ayam ras mengalami kenaikan di 188 kabupaten/kota hingga pekan pertama Agustus 2026, meningkat dari 110 daerah pada pekan kelima Juli. Kenaikan dipicu meningkatnya permintaan, terbatasnya pasokan, kembali aktifnya program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah libur sekolah, serta kenaikan harga pakan. Harga rata-rata nasional mencapai Rp39.712 per kilogram, masih sedikit di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp40 ribu per kg, namun 52,22 persen wilayah Indonesia sudah mengalami kenaikan.

Beberapa daerah mencatat harga jauh melampaui HAP, seperti Kabupaten Intan Jaya yang mencapai Rp100 ribu per kg, Kabupaten Yahukimo Rp85 ribu per kg, serta Kabupaten Pegunungan Arfak dan Pegunungan Bintang masing-masing Rp80 ribu per kg. Beberapa daerah lain seperti Kota Binjai (Rp42 ribu), Kabupaten Kepahiang (Rp48 ribu), dan Kabupaten Bangka (Rp46.800) juga sudah berada di atas HAP dengan kenaikan Indeks Persediaan Harga (IPH) yang cukup tinggi.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti memperingatkan bahwa kenaikan harga perlu mendapat perhatian karena berpotensi terus melambung jika dibiarkan. Faktor pendukung kenaikan bervariasi di tiap daerah, mulai dari masyarakat yang beralih ke ayam karena keterbatasan ikan akibat cuaca ekstrem, hingga kebutuhan memenuhi program MBG yang kembali beroperasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait