Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BRIN Ungkap Progres Perkembangan Teknologi Nuklir Pangan hingga Kesehatan

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memaparkan kemajuan teknologi nuklir damai kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Kepala BRIN Arif Satria menegaskan teknologi nuklir tidak hanya untuk energi, tetapi juga sektor pangan dan kesehatan. Di bidang kesehatan, BRIN mengembangkan radiofarmaka — obat berisi zat radioaktif untuk diagnosis dan pengobatan kanker. Di sektor pangan, teknologi iradiasi dikembangkan untuk mengawetkan produk ekspor buah-buahan, dengan fasilitas di Pasar Jumat dan Serpong yang mendukung peningkatan kualitas ekspor.

BRIN bertarget menguasai seluruh rantai nilai nuklir: penambangan dan pemurnian uranium serta torium, fabrikasi bahan bakar, teknologi reaktor, keselamatan, metrologi radiasi, hingga pengolahan limbah. Persiapan ini bertujuwakan agar Indonesia tidak memulai dari nol dan tidak hanya menjadi pembeli teknologi jika memutuskan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di masa depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait