Bukan Roket atau Peluru, "Hantu" Ini Bisa Bikin Iran Runtuh dari Dalam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran menghadapi tekanan ekonomi yang semakin berat di tengah ancaman sanksi baru dari AS. Presiden Trump menjanjikan tekanan ekonomi "lebih keras" dan Menteri Keuangan Bessent mengancam langkah "belum pernah dilihat sebelumnya", meski detailnya belum diumumkan. Ekonomi Iran sudah rapuh sebelum konflik: inflasi tahunan 66% (Juli), inflasi pangan 128%, harga konsumen naik 87,9% year-on-year. Perang menambah kerusakan infrastruktur (pabrik, pembangkit listrik, transportasi), gangguan perdagangan, dan biaya rekonstruksi besar. Blokade laut AS memutus impor bensin; produksi harian 130 juta liter vs konsumsi 137 juta liter (defisit 7 juta liter). Nilai upah minimum turun dari US$105 ke US$86 sejak Maret. Warga mengurangi konsumsi daging, sewa naik 31%, harga rumah Teheran +50%. Banyak bisnis tutup, PHK massal, warga pindah ke daerah lebih murah. Pemerintah khawatir kesulitan ekonomi memicu demonstrasi massal seperti Januari lalu (ribuan tewas). Pengangkatan Hossein Taeb ke pimpinan Basij (milisi penindak protes) menandakan kewaspadaan tinggi. Presiden Pezeshkian akui masalah "berlipat ganda" saat pendapatan turun, penjualan minyak dan pajak menurun. Rezim menindak keras jurnalis, aktivis, mahasiswa demi stabilitas, tapi kritikus menilai hal ini memperlebar kesenjangan dengan rakyat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30
Citi Indonesia Ungkap Faktor Global dan Domestik yang Dapat Menurunkan Tekanan terhadap Nilai Tukar Rupiah
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.31
Iran: Perang Ekonomi Total AS akan Jadi Senjata Makan Tuan
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.50
Trump: Negara yang Bantu Iran Bakal Hadapi Konsekuensi Ekonomi Berat
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 19.32
Apa Saja Sanksi yang Dijatuhkan AS terhadap Iran sejak Perang Dimulai?
Berita terkait
Iran Tak Takut Ancaman 'D-Day Ekonomi' Trump, Sudah Pastikan Pasokan Bahan Pokok Aman dan Melimpah
Warta Ekonomi · 20 September 2026 pukul 22.22
Rusia dan Sekutunya Jadi Target Sanksi AS, Siapa yang Terdampak?
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 01.10
Perang Berlarut, Ekonomi Iran dan AS Sama-sama Babak Belur
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 07.56
AS Siap Sanksi Bank Lagi demi Menekan Iran
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 20.15