Bupati Boltara Kena OTT, PDIP Tunggu Laporan Resmi KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara) Sirajudin Lasena ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin, 21 September 2026. OTT dilakukan di beberapa lokasi, termasuk Jakarta dan Gorontalo. Dalam operasi ini, KPK berhasil mengamankan total 14 orang, termasuk lima orang di Jakarta, delapan orang di wilayah Sulawesi Utara, dan satu orang di Gorontalo. Bupati Sirajudin ditangkap di Jakarta. Ketua DPP PDIP Andreas Hugo menyatakan bahwa partainya akan mengambil langkah setelah menerima laporan resmi dari KPK terkait kasus ini. PDIP saat ini masih memantau perkembangan kasus dan akan mengikuti perkembangan hukum yang sedang berlangsung. KPK belum merilis informasi lengkap terkait dugaan korupsi yang dilakukan oleh terdampak kasus ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 September 2026 pukul 15.25
PDIP: Bupati Bolmut yang Kena OTT KPK Bukan Kader, Hanya Pernah Usung
kumparan · 22 September 2026 pukul 13.36
PDIP Akan Ambil Tindakan Usai Kadernya, Bupati Bolmut, Kena OTT KPK
JawaPos · 22 September 2026 pukul 18.15
KPK Pamerkan Barang Bukti Uang Rp 200 Juta saat OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 18.10
KPK Amankan Uang Rp200 Juta saat OTT Bupati Bolmut
Berita terkait
Ini Alasan Cuma Bupati Boltara yang Jadi Tersangka Meski 14 Orang Kena OTT KPK
Detik.com · 22 September 2026 pukul 18.56
PDIP: Bupati Boltara Sirajudin Lasena yang di-OTT KPK Bukan Kader
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.50
14 Orang Kena OTT KPK, Cuma Bupati Boltara yang Jadi Tersangka
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.48
Ditahan KPK Usai Kena OTT, Bupati Boltara Minta Maaf ke Warga
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.20