Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bupati Pemalang Sempat Bertemu KPK Bahas Pencegahan korupsi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. Ironisnya, sebelum ditangkap, Anom sempat bertemu KPK pada 16 Juni 2025 untuk membahas pencegahan korupsi. Dalam pertemuan itu, KPK menyoroti tiga titik rawan korupsi di Pemkab Pemalang: penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengelolaan sumber daya manusia. Anom saat itu berkomitmen melakukan pembenahan dan belajar dari OTT terhadap bupati sebelumnya.

Penangkapan Anom merupakan OTT ke-18 sepanjang 2026. Hingga kini belum diketahui kasus yang menjeratnya. Sepanjang 2026, KPK telah menangkap sejumlah kepala daerah dan pejabat lain, termasuk Wali Kota Madiun, Bupati Pati, Bupati Pekalongan, Bupati Rejang Lebong, Bupati Cilacap, Bupati Tulungagung, Bupati Muara Enim, Bupati Kuantan Singingi, Bupati Langkat, Bupati Sukoharjo, dan Bupati Lombok Barat, serta Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

OTT pertama 2026 terjadi pada Januari terkait dugaan suap pajak di Jakarta Utara. KPK juga menangkap hakim, pegawai pajak, dan bea cukai. Pada Mei 2026 tidak ada OTT, namun aktivitas kembali meningkat pada bulan-bulan berikutnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait