Catatan Pembagian Kuota Haji Khusus Muncul di Sidang: BIN, DPR Hingga NU
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9343314/original/030104400_1788851292-IMG_20260908_120246_921.jpg)
Sidang lanjutan dugaan korupsi kuota haji tambahan 2023-2024 mengungkapkan catatan pembagian kuota haji khusus yang menyertakan BIN, DPR, NU, dan pihak lain. Jaksa menyatakan Subdit dapat 1.500 pax, RF (Rizky Fisa) 500 pax, Maktour 1.000 pax, BIN 200 pax, DPR 200 pax, Paragus 200 pax, NU 900 pax, dan Forum dengan tanda tanya. Saksi Ridwan Kurniawan menjelaskan ia hanya menuliskan sesuai instruksi Abdul Muhyi, mantan Kasi Pendaftaran Haji Khusus Kemenag. Ia tidak mengetahui detail mekanisme alokasi kuota maupun identitas anggota yang bermuka BIN atau DPR. Hakim meminta penegasan lebih lanjut mengenai maksud pemberian inisial tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 8 September 2026 pukul 15.22
Eks Staf Kemenag Akui Ada Fee Percepatan Haji Khusus Capai USD 5.000 Per Jemaah
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 15.00
Saksi Ungkap Ada Catatan Jatah Kuota Haji Berlabel Beberapa Pihak, Berikut Daftarnya
Media Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.40
Eks Honorer Kemenag Akui Beli Range Rover dan Berlian dari Uang Percepatan Haji
Detik.com · 8 September 2026 pukul 12.01
Jaksa KPK Tunjukkan Range Rover-LEGO Star Wars Sitaan dari Eks Staf Kemenag
Berita terkait
Range Rover hingga Tas Mewah, Deretan Barang Sitaan Eks Honorer Kemenag
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 13.17
KPK Telaah Kesaksian Gus Alex soal Anggota DPR Minta 3.000 Riyal
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 13.15
Stafsus Yaqut Akui Dapat 75 Ribu Dolar AS dari Travel Pesona Mozaik
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 10.14
Cerita Gus Alex soal 24 Anggota DPR Minta Uang Oleh-Oleh Saat di Saudi
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 10.08