Cegah Pungli, Wayan Koster Dorong Digitalisasi Layanan Publik di Bali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur Bali Wayan Koster mendorong digitalisasi layanan publik untuk mempercepat akses pelayanan dan mempersempit ruang terjadinya pungutan liar (pungli). Upaya ini bagian dari rencana Pemprov Bali membangun tata kelola pemerintahan bersih, akuntabel, transparan, dan bebas korupsi. Digitalisasi dianggap dapat mengurangi interaksi yang berpotensi menimbulkan penyimpangan, namun Koster menegaskan sistem yang baik harus didukung oleh integritas pelakunya. Pemprov Bali telah mengurangi jumlah Perangkat Daerah dari 49 menjadi 38 dan menerapkan sistem merit dalam pengisian jabatan. Koster juga mendukung Program Keluarga Berintegritas KPK sebagai upaya pencegahan korupsi yang dimulai dari lingkungan keluarga sebagai fondasi pertama pembentukan karakter.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 September 2026 pukul 02.20
Polisi Geledah Kantor Bupati Gowa Terkait Dugaan Pungli-Gratifikasi
kumparan · 21 September 2026 pukul 22.51
1 Anggota Polsek Kraton Dipatsus Terkait Kasus Pungli Food Truck di Alkid Yogya
JawaPos · 21 September 2026 pukul 12.15
Skor Integritas Kementerian ATR/BPN Turun Sebelum di-OTT KPK
Berita terkait
Wamendagri Tekankan Integritas Kepala Daerah untuk Cegah Korupsi
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 20.51
Tersangka Pungli di ESDM Jatim, Oni Setiawan, Meninggal
kumparan · 19 September 2026 pukul 05.00
Prabowo Minta Kejaksaan dan Polri Tingkatkan Integritas: Bersih, Tidak Korup!
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 16.31
Pemkot Surabaya Pecat 2 Petugas DLH Karena Diduga Pungli Jasa Angkut Sampah
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 18.20