Jakarta · Selasa, 6 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Cerita Emak-emak Batam Demo Data Center yang Diduga Surutkan Waduk

Warga Kelurahan Sambau, Batam, melakukan aksi protes di Nongsa Digital Park (NDP) karena krisis air bersih. Warga menduga proyek pusat data di kawasan tersebut menyebabkan air waduk menyusut drastis, sehingga mereka harus mengeluarkan biaya tambahan Rp150-200 ribu per minggu untuk membeli air bersih, jauh melebihi tagihan bulanan normal sebesar Rp45 ribu.

BP Batam membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa penurunan debit air disebabkan oleh musim kemarau. Produksi air waduk Nongsa turun drastis dari 90 liter per detik menjadi hanya 2,5 liter per detik, dengan Tinggi Muka Air (TMA) turun ke 5,5 meter dari kondisi normal 10 meter. Sebagai solusi, BP Batam melakukan pemasangan pipa interkoneksi dari embung Kebun Raya Nongsa dan mengoptimalkan sistem booster untuk meningkatkan suplai air ke masyarakat.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait