Chaos! Demo Besar Siswa Guncang Negara Eropa, Tangan Sampai Putus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Demonstrasi besar siswa di Prancis dan Belgia menuntut peningkatan pendanaan sekolah, guru, ukuran kelas, serta perbaikan fasilitas. Di Prancis, insiden kekerasan di Lens menyebabkan siswa berusia 15 tahun mengalami luka serius setelah tangan putus akibat granat pengendali massa polisi. Kepolisian melaporkan 5.060 orang ditangkap sejak September, dengan 650 petugas polisi, 78 staf pendidikan, dan 190 pelajar terluka. Di Belgia, aksi serupa menyebar ke beberapa kota, menyebabkan penahanan administratif, pembakaran barang, dan benturan dengan kepolisian. Pemerintah Prancis menuduh partai progresif sebagai penyebab kerusuhan, sementara kritikus menyerukan reformasi taktik kepolisian. Demonstrasi melanjutkan tekanan terhadap reformasi pendidikan di negara Eropa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 20.53
Ngeri Tangan Siswa Prancis Putus Usai Ambil Granat Polisi di Demo Meledak
Berita terkait
Gol Michael Olise bawa timnas Prancis menang 1-0 atas Belgia
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 04.46
Protes Pelajar di Prancis Memanas, dari Blokade Sekolah hingga Kerusuhan Massa
SINDOnews · 6 Oktober 2026 pukul 09.50
Mata Uang Euro Jatuh ke Level Terendah dalam 17 Bulan
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 13.30
Demo Mahasiswa Berlanjut, 400 Sekolah dan Kampus di Prancis Ditutup
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 16.20