Chat WA 2 Terdakwa Kasus Bea Cukai: Jangan Lengah, Tegar, Kejam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jaksa KPK menyajikan bukti percakapan WhatsApp antara Rizal (Direktur P2 Bea Cukai) dan Sisprian (Kasubdit Intelijen P2 Bea Cukai) dalam kasus suap Rp 78,8 miliar. Dalam chat, terdapat kalimat mencurigakan seperti 'Gas, kita buka celananya' dan 'jangan lengah, tegar, kejam'. Percakapan tersebut dibuat saat Sisprian dihadiri sebagai saksi mahkota. Rizal juga meminta maaf dan memberikan instruksi untuk 'bereskan Tohir dkk' sehubungan dengan uang saku umrah Rp 4 juta per orang. Tiga pejabat Bea Cukai didakwa menerima suap dalam bentuk rupiah dan valuta asing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 14.52
Tangis Eks Pejabat Bea Cukai Pecah saat Cerita Korbankan Diri Demi Atasan
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.32
Nusron Wahid Akhirnya Muncul, Buka Suara Anak Buahnya Kena OTT KPK
JawaPos · 18 September 2026 pukul 07.45
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Ruangan Menteri Nusron Tak Disentuh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.42
KPK Dalami Setoran Rp10 Miliar ke Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Berita terkait
Jaksa Ungkap Peristiwa Hilangnya Segel KPK di Pintu Ruang Kerja Dirjen Bea Cukai
VOI · 9 September 2026 pukul 20.01
Terdakwa Kasus Bea Cukai Nangis, Ngaku Didesak Atasan agar Perkara Tak Melebar
Detik.com · 16 September 2026 pukul 13.50
Saksi Ungkap Budiman Bayu Dapat Jatah Uang Rp75 Juta per Bulan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.32
Terungkap Chat Pejabat Bea Cukai Sebelum OTT: 'Kita Lagi Dipantau'
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 20.17