Nusron Wahid Akhirnya Muncul, Buka Suara Anak Buahnya Kena OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menyatakan dukungannya terhadap proses hukum KPK terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) di lingkungan kementeriannya. Meskipun terjadi penggeledahan di kantor pusat dan BPN Kabupaten Bogor, Nusron menjamin pelayanan pertanahan, termasuk peralihan hak dan pengukuran, tetap berjalan normal dan solid.
KPK menangkap 17 orang dan menetapkan delapan tersangka, termasuk Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Kepala Kantah Bogor, serta empat orang kepercayaan Menteri. Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor. KPK menyita uang sebesar Rp 106,3 miliar, yang tercatat sebagai jumlah terbesar dalam sejarah OTT KPK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 18 September 2026 pukul 07.45
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Ruangan Menteri Nusron Tak Disentuh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.42
KPK Dalami Setoran Rp10 Miliar ke Orang Kepercayaan Menteri ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.30
Dari OTT ke Penggeledahan Ruang Dirjen, KPK Telusuri Jejak Suap ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.47
KPK Endus Aroma Korupsi di 3 Ruangan Dirjen Kementerian ATR/BPN
Berita terkait
KPK Tangkap Pejabat BPN Bogor, Kementerian ATR/BPN Lakukan Evaluasi Internal
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.58
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN, Sita Tiga Koper
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.45
Rumah Nusron Wahid Luput dari Penggeledahan KPK, Ini Penjelasannya
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.41
KPK Sita Barbuk 3 Koper Usai 6 Jam Geledah Ruangan Dirjen Lampri ATR
CNN Indonesia · 17 September 2026 pukul 19.06