Terdakwa Kasus Bea Cukai Nangis, Ngaku Didesak Atasan agar Perkara Tak Melebar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Orlando Hamonangan (Ocoy), Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai, menangis saat menjadi saksi dalam persidangan kasus gratifikasi terdakwa Budiman Bayu Prasojo di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Ocoy, yang juga merupakan terdakwa terpisah dalam kasus yang sama, mengaku diminta oleh atasannya, Sisprian Subiaksono, agar tidak membiarkan kasus melebar. "Coy, jangan melebar kasus ini," ucapnya mengutip Sisprian, karena ia yang paling junior. Ocoy lalu mengorbankan diri dan meminta Bayu untuk menitipkan anaknya. Jaksa KPK menanyakan momen ini untuk memahami dinamika awal kasus sebelum keduanya kooperatif. Sebelumnya, Bayu didakwa menerima gratifikasi senilai Rp 7,6 miliar dalam mata uang rupiah dan asing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 14.52
Tangis Eks Pejabat Bea Cukai Pecah saat Cerita Korbankan Diri Demi Atasan
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.32
Saksi Ungkap Budiman Bayu Dapat Jatah Uang Rp75 Juta per Bulan
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 20.17
Terungkap Chat Pejabat Bea Cukai Sebelum OTT: 'Kita Lagi Dipantau'
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.39
Presiden Prabowo Didesak Evaluasi Menteri Terkait Celah Korupsi
Berita terkait
Terdakwa Kasus Bea Cukai Bantah Terima 5 Amplop Isi Duit: Seingat Saya 4 Kali
Detik.com · 16 September 2026 pukul 15.21
Kesaksian Ocoy soal Amplop Isi SGD dari Bos Kargo untuk Terdakwa Kasus Bea Cukai
Detik.com · 16 September 2026 pukul 14.32
Segel Ruang Kerja Dirjen Bea Cukai Tiba-Tiba Terbuka, KPK Cecar Saksi di Sidang
kumparan · 10 September 2026 pukul 03.00
Saksi Ungkap Kebutuhan Dana Operasional Dirjen Bea Cukai
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 23.15