Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

China Balas Sanksi Uni Eropa, Industri Pertahanan Barat Terancam Lumpuh

China membalas sanksi Uni Eropa (UE) dengan menjatuhkan sanksi terhadap 14 organisasi pertahanan Eropa. Balasan ini datang kurang dari 24 jam setelah UE memasukkan 14 perusahaan China ke daftar sanksi atas dugaan membantu Rusia dalam perang Ukraina. Beijing hanya memberi peringatan satu jam sebelum sanksi berlaku, berbeda dengan UE yang memberi waktu berbulan-bulan. Tindakan ini mengejutkan Brussel, yang sebelumnya sengaja mencoret nama-nama perusahaan besar China dari daftar sanksi demi menghindari pembalasan.

Sasaran sanksi China mencakup Rheinmetall, produsen senjata terbesar di Eropa asal Jerman, serta sebuah universitas terkemuka di Polandia. Seorang pejabat senior UE mengatakan China selama ini lebih banyak mengancam, tetapi kali ini langsung bertindak keras. Sanksi tidak hanya melarang pembelian langsung bahan baku dari China, tetapi juga berlaku ekstrateritorial, yaitu memblokir lembaga pertahanan Eropa menerima bahan baku berunsur China meskipun dibeli melalui pihak ketiga. Hal ini berpotensi membekukan rantai pasok industri senjata Eropa.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait