Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ancaman China-Rusia-Korut Meningkat, Jepang Perkuat Militer

Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, menekankan perlunya memperkuat militer Jepang dengan urgensi dan krisis karena meningkatnya ancaman dari China, Rusia, dan Korea Utara. Dalam buku putih pertahanan tahunan, ia menyatakan bahwa kerja sama militer antara negara-negara tersebut semakin mengkhawatirkan. Jepang telah meningkatkan belanja militer, mengembangkan kemampuan serangan balik, serta mencabut larangan ekspor senjata pada April lalu.

Buku putih terbaru mencatat aktivitas militer China yang mengintensif di sekitar Jepang, termasuk insiden pada 2025 seperti manuver pesawat dekat. Jet tempur Jepang dikerahkan 595 kali hingga Maret 2026, dengan 366 misi terkait China dan 214 untuk Rusia, meskipun angka ini turun dari tahun sebelumnya. Masalah produksi domestik juga disoroti sebagai tantangan bagi pengadaan senjata.

Koizumi juga membahas aliansi dengan Amerika Serikat dan kerja sama keamanan dengan negara-negara seperti Filipina, Australia, dan Korea Selatan untuk menjaga Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. Ia menyoroti perlunya ketahanan di kawasan dalam situasi keamanan yang memburuk.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait