Jakarta · Senin, 14 September 2026Cari
WargaKonoha

Trump Isyaratkan AS Akan Kuasai Minyak Iran seperti Venezuela

Presiden Donald Trump mengisyaratkan Amerika Serikat (AS) bisa tetap berada di Iran dan menguasai minyaknya, mirip dengan strategi AS terhadap Venezuela. Dalam kunjungannya ke Irlandia, Trump menegaskan harapannya agar konflik Iran berakhir sebelum pemilu AS pada November 2026. Ia berjanji harga bensin akan turun drastis setelah perang Iran usai. Gejolak di Timur Tengah telah memicu ketidakpastian pasar minyak, dengan harga yang diperkirakan naik setelah serangan terhadap jaringan pipa minyak Arab Saudi. Trump menegaskan akan hanya mencapai kesepakatan yang "tepat" dan menolak kesepakatan yang dianggap buruk. Ia juga menyatakan bahwa pendapatan AS dari minyak Venezuela telah membantu mendanai berbagai konflik militer.

Rekaman video baru yang dibuka untuk publik memperlihatkan pasukan AS melakukan operasi di wilayah Iran. Pada April, pasukan darat AS menyelamatkan dua penerbang setelah jet tempur F-15E Strike Eagle-nya ditembak jatuh di dekat Isfahan. Operasi ini menunjukkan keterlibatan militer AS yang lebih dalam dari yang sebelumnya diketahui.

Trump juga menyindir klaim Iran yang terus meminta perundingan damai, yang menurutnya bertentangan dengan tindakan militer yang dilakukan. Meskipun mengancam penggunaan kekuatan, AS tetap membuka peluang untuk diplomasi melalui kesepakatan yang dianggap menguntungkan bagi AS.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait